Saturday, 16 April 2016

night

malam pekat mengisi rongga langit, bintang gemintang bertaburan dilangit, kerlap-kerlip begitu terang. namun sak seterang bulan yang memanttulkan cahaya sang mentari.
ra dewa matahari yang dipercayai oleh orang yunani kuno. dewa? kemudian, apa dewa mati? dewa ra melakukan perang. wah!
maaf ngelantur, bahasannya sebenarnya malam.
yah langit malam, sepeninggal sang mentari, langit ditumbuhi kegelapan, hingga akhirnya kegelapan membuat kelam dunia. dengan adanya malam manusia dahulu banyak berfikir untuk membuat penerangan, akhirnya sekarang lampu berada dirumah kalian menjadi alasan. yah, bukan karena apa-apa manusia membutuhkan penerangan dalam beraktifitas dalam kemalaman. begitulah kiranya. malam memang sangatlah sederhana namun, itu menjadi berkah bagi seluruh mahluk tuhan, seperti kelelawar dan sebangsanya. atau mahluk lain diluar sana. semoga kalian selalu berfikir positif tentang semua yang terjadi dibumi. amin.
thanks udah berkunjung dan membaca.

No comments:

Post a Comment